Penyebab Penyakit Herpes

Penyebab Penyakit HerpesPenyakit herpes ada dua. Herpes simpleks dan herpes zoster. Herpes simpleks ada yang menyerang bibir dan mulut, ada juga yang bersarang di kelamin. Sedangkan herpes zoster menyerang kulit badan bagian mana saja. Umumnya hanya menyerang 1 sisi tubuh. Penyebab Penyakit Herpes adalah virus herpes. Virus ini menular. Menyerupai penyakit cacar. Virus berasal dari cacar herpes tersebar di udara, dan masuk ke dalam tubuh melewati saluran pernapasan. Penularan Penyebab Penyakit Herpes terjadi juga lewat bersentuhan langsung dengan cacar herpes, atau melalui berciuman. Sedangkan herpes kelamin ditularkan melalui hubungan seks.

Penyebab Penyakit Herpes

Penyebab Penyakit Herpes

Penyakit Herpes

Jika daya tahan tubuh menurun, seseorang rentan terserang herpes. Semakin buruk daya tahan tubuh, semakin berat penyakitnya. Semakin tua usia pasien, umumnya semakin parah penyakit herpes yang diderita.

Herpes simplex di bibir dan mulut bisa menyerang semua umur. Sedangkan herpes simpleks kelamin umumnya menyerang orang dewasa. Demikian pula halnya dengan herpes zoster. Empat perlima orang Amerika mengidap herpes bibir dan mulut. Sekitar 45 juta penduduk Amerika mengidap herpes kelamin. Dua juta diantaranya tidak sadar jika tengah mengidapnya, sebab tidak bergejala. Sebagian besar herpes simpleks memang tidak menunjukkan gejala herpes. Hampir sebagian besar penduduk menjadi pembawa herpes atau carrier virus herpes (70%-90%). Hanya 1% saja yang gejala nya muncul.

Penyebab Penyakit Herpes biasanya kambuh-kambuhan. Herpes kambuhan umumnya lebih ringan dibanding dengan herpes serangan pertama. Atau bisa juga tanpa gejala. Virus Penyebab Penyakit Herpes zoster berkerabat dengan virus cacar air. Yang waktu kecil pernah terkena cacar air setelah besar akan terkena herpes zoster jika kekebalan terhadap cacar air tidak sempurna.

Herpes Simpleks

Herpes simpleks mulut dan bibir gambarannya khas. Di bibir tumbuh lenting-lenting bening sekepala jarum pentul bergerombol. Tumbuhnya di perbatasan selaput merah bibir dengan kulit. Tampak agak kemerahan. Mulanya gatal, setelah pecah menjadi perih. Herpes bibir yang sudah sembuh bisa kambuh kembali. Biasanya kambuh di tempat yang sama. Mungkin disertai tidak enak badan, demam, dan nyeri kepala.

Sedangkan herpes yang di mulut menyerupai sariawan. Bedanya dengan sariawan, herpes mulut kambuh di tempat yang sama. Jika Anda sering sariawan ditempat itu, kemungkinan herpes mulut. Herpes kelamin lebih berat. Pada pria, cacar herpesnya tumbuh di kulit kulup, kepala penis, atau leher penis. Sedangkan pada wanita tumbuh di bibir kemaluan, klitoris, kulit bawah vagina, vagina dan bisa juga di leher rahim. Herpes pada homoseks bisa tumbuh di dubur atau ujung usus besar. Pada wanita nyeri herpes kelamin bisa luar biasa hebat, hingga mungkin tidak bisa berjalan, atau menimbulkan gangguan berkemih.

Herpes zoster umumnya menyerang sesisi tubuh saja. Jika berat, mungkin menyerang pada kedua sisi. Awalnya juga terasa pegal, nyeri, di bagian tubuh yang akan ditumbuhi herpes. Beberapa hari kemudian pada kulitnya terasa panas dan pedih. Lalu di kulit yang terasa tidak enak itu muncul warna kemerahan dengan lenting-lenting cacar herpes sebesar kacang hijau bergerombol mirip kulit melepuh terkena api. Gambaran cacar herpesnya berderet menyerupai ular, maka dijuluki “cacar ular”. Munculnya bisa memilih pada kulit wajah, atau bola mata, leher, bahu, lengan, dada, perut, paha, atau pada tungkai dan kaki, tetapi hanya sesisi dan biasanya sembuh dengan sendirinya dalam waktu dua minggu. Umumnya disertai demam, pegal linu, dan nyeri kepala.

Pencegahan Penyakit Herpes

Hal-hal yang harus dilakukan jika gejala diatas muncul adalah dengan melakukan tindakan pencegahan. Misalnya adalah tindakan yang paling pertama menjaga gelembung herpes agar tidak pecah. Dan jika gelembung itu pecah maka biasanya kulit akan lebih beresiko mengalami infeksi. Dan jika kulit yang mengalami infeksi, maka akan membuat kuman lainnya lebih mudah masuk ke dalam kulit yang mengalami infeksi tersebut. Cara yang paling baik adalah dengan menggunakan bedak gatal pada bagian tubuh yang terkena serangan virus herpes. Sebaiknya jangan mandi selama beberapa waktu, karena mandi akan menimbulkan masalah shock pada tubuh. Hal ini disebabkan karena air dingin yang langsung bersentuhan dengan kulit yang sedang mengalami infeksi.

Jika Anda menggunakan obat herpes, maka sebaiknya pilihlah jenis obat yang bisa membantu mengurangi gejala herpes yang muncul. Penyakit herpes bukanlah salah satu jenis penyakit kulit yang bisa sembuh dengan begitu saja, hingga saat ini masih belum ada obat yang bisa menyembuhkan penyakit herpes secara total. Penggunaan salepa atau juga penggunaan bedak memang bisa membantu, namun sebaiknya jangan lupa minum obat-obatan yang bisa membantu mengurangi gejala yang muncul pada tubuh. Anda bisa menggunakan obat yang sudah diresepkan oleh dokter misalnya adalah seperti paracetamol, desciclovir, famsiklovir, dan jenis obat yang lain. Pemberian dari obat-obatan ini bertujuan membantu mengurangi terjadinya demam yang muncul dan juga rasa nyeri yang bermunculan di dalam bagian tubuh. Dan selain itu juga, obat-obatan tersebut biasanya bisa menjadi antivirus di dalam tubuh Anda. Penderita penyakit herpes untuk kasus yang sudah parah, sebaiknya harus dibawa langsung ke rumah sakit dalam mendapatkan perawatan yang intensif serta mendapatkan infus. Dan selain itu juga, cara mengobati penyakit herpes menggunakan bahan alami bisa dengan menggunakan daun sangjo. Caranya adalah haluskan daun tersebut, kemudian di oles kebagian yang terkena penyakit herpes.

Penyebab Penyakit Herpes


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Penyakit Herpes dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyebab Herpes and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>